DINAMIKA BERKULIAH BERSAMA MAS BOI

Kampus 4 – Gedung Teresa Babarsari | UAJY
Gedung Kampus IV FISIP Atma Jaya Yogyakarta, Sumber: Ferdy Adrian Photography

Dinamika proses kegiatan perkuliahan semester Genap tahun ajaran 2019/2020 di Universitas Atma Jaya sudah berakhir. Saya, Ignatio Yoga Permana (170906167) sebagai mahasiswa aktif jurusan Ilmu Komunikasi angkatan 2017 pada semester 6 (Genap T.A 2019/2020) berkesempatan untuk mengikuti mata kuliah Produksi Multimedia bersama dengan dosen pengampu yaitu Yohanes Widodo S.Sos, M.Sc atau yang akrab dipanggil Mas Boi. Secara keseluruhan, sebagai refleksi selama kegiatan perkuliahan banyak materi yang dipelajari dari mata kuliah ini menjadi menarik bagi jurusan yang sedang saya tekuni sekarang khususnya pada peminatan Kajian Media. Sehingga, puji Tuhan terkait absensi dari 14 pertemuan mata kuliah ini jumlah kehadiran saya pribadi untuk mengikuti kegiatan mata kuliah Produksi Multimedia, 100% tanpa pengurangan ketidakhadiran.

Diawali dengan tugas-tugas menulis artikel berkaitan pada materi kuliah Produksi Multimedia yang diunggah di Kompasiana.com, sebagai berikut:
  1. Artikel yang rilis 10 Februari 2020 berjudul “Konsep Dasar Multimedia dengan 5 Elemennya” tersebut telah mencapai jumlah viewers sebanyak 115 viewers.

  2. Berlanjut pada artikel rilisan tanggal 16 Februari 2020  berjudul “Teknologi Digital Melahirkan Jurnalisme Masa Depan” mengalami kenaikan pada jumlah viewers yaitu 182, sehingga saya membuat kesimpulan sendiri untuk sadar bahwa terdapat orang-orang baru yang membaca tulisan saya.

  3. Tulisan yang membuat saya terkesan lagi adalah ketika saya menuliskan artikel tugas ketiga, saat itu Mas Boi memberikan tugas untuk merefleksikan atau merangkum hasil kuliah dalam jaringan bersama salah satu editor jurnalis kompas.id. Hal tersebut menjadi berkesan bagi saya pribadi karena terjadi lonjakan jumlah viewers yang cukup melambung tinggi dari jumlah viewers artikel-artikel yang saya tulis sebelumnya. Terbukti dari artikel yang rilis di 15 April 2020 tersebut sudah terdapat  501 viewers telah membaca artikel yang saya tulis dengan judul “Kompas.id Sebagai “The New York Times” Indonesia”. Artinya adalah dari tulisan ini akhirnya saya mendapatkan pelajaran tentang Bagaimana standar dalam penulisan jurnal dengan basis multimedia yang dapat menarik perhatian khalayak untuk membuka dan membaca tulisan yang saya buat. Dapat disimpulkan juga bahwa dari adanya kenaikan jumlah viewers tersebut menjadi salah satu faktor penilaian bagi saya pada proses membuat karya tulisan dengan topik menarik dari satu artikel menuju artikel selanjutnya.

  4. Artikel yang rilis 27 April 2020 ini cukup sulit untuk menandingi jumlah viewers pada artikel sebelumnya. Artikel berjudul “Hiburan Stay At Home Ala Google Doodle” dibuat sebagai pemenuhan tugas saya membuat artikel yang dapat terbaca pada SEO atau Search Engine Optimization. Walaupun Jumlah Viewers hanya mencapai 132, namun judul yang saya tulis tersebut sudah dapat terdeteksi SEO di halaman pertama google search dan paling teratas. Sehingga dapat saya simpulkan kembali bahwa saya telah mendapatkan pencapaian tugas tersebut secara baik. 

Judul artikel yang terdeteksi google search teratas sebagai pemenuhan sistem SEO, Sumber: Dokpri

  1. Artikel terakhir dalam pemenuhan tugas mata kuliah Produksi Multimedia berjudul “Konten Berita Dikemas Lewat Platform Media Sosial” ini juga sebenarnya sukses menutup jumlah viewers keseluruhan dari keempat artikel sebelumnya, dengan membulatkan jumlahnya menjadi 1.020 viewers


Setelah tugas secara praktik tertulis di atas, kemudian dilanjutkan dengan tugas praktik secara lisan yaitu setiap mahasiswa diwajibkan untuk dapat melakukan live report tentang situasi lalu lintas. Bagi saya penugasan tersebut juga menjadi tugas yang menarik untuk dapat melatih cara mahasiswa khususnya pada peminatan kajian media untuk bisa tampil berbicara dalam melaporkan suatu situasi kejadian secara langsung. Tugas tersebut juga secara tuntas saya kerjakan dengan kemampuan yang maksimal dari diri saya.


Selain dari tugas penulisan artikel pada blog pribadi (kompasiana.com) dan praktik live report, saya juga sukses saat melakukan penugasan untuk menjadi announcer pada ujian radio streaming tanpa mengulang. Secara keseluruhan kesan yang menarik adalah praktik radio streaming ini menjadi sebuah kesempatan menyenangkan bagi saya, dimana saya dapat mempelajari standar pengoperasian aplikasi radio streaming secara baik sehingga hampir tidak ada gangguan saat siaran secara live.


Kontribusi saya sebagai anggota kelompok Ruhana juga menjadi faktor lainnya dalam proses penilaian akhir mata kuliah. Pertama, saat tugas kelompok membuat video dengan tema toleransi selain mengusulkan konsep drama, saya juga mengambil peran untuk menjadi aktor video drama yang kelompok buat tersebut. Kedua, penugasan kelompok saat Ujian tengah Semester 6 (UTS), saya menjadi salah satu yang berkontribusi dalam pembuatan ide atau konsep deep talk radio visual yang bertemakan Flora dan Fauna sekaligus menjadi salah satu penyiar yang membawakan acara tersebut. Ketiga, saat tugas akhir semester yang mewajibkan setiap kelompok untuk membuat sebuah acara siaran video streaming, saya berkontribusi pada kelompok untuk membuat kerangka pertanyaan sekaligus menjadi salah satu host acara talk show yang sudah kelompok bentuk dengan nama

Ruhana e-talks.


Sebagai kesimpulan, untuk pencapaian pembelajaran dalam dinamika perkuliahan Produksi Multimedia ini, saya dapat menunjukan sikap bertanggung jawab atas pekerjaan yang dituntut baik secara mandiri maupun pada dinamika kelompok. Kemampuan dalam mengolah pengetahuan tentang berpikir kreatif juga coba saya sampaikan pada konsep maupun ide yang digunakan pada setiap tugas baik secara mandiri maupun versi kelompok. Selain itu, kemampuan saya dalam menggunakan berbagai macam platform media serta teknologi komunikasi dan informasi hingga saat ini tidak memiliki kendala yang cukup serius dalam proses pengoperasian atau penggunaannya, dapat dilihat dari seluruh tugas yang diharuskan untuk mengunggahnya pada platform media digital yang saya selesaikan secara maksimal.


Sehingga dari tulisan tentang refleksi mata kuliah Produksi Multimedia bagi saya pribadi dari awal semester hingga akhir semester tidak ada suatu kekurangan yang cukup serius. Saya sudah berusaha untuk bertanggung jawab atas semua tugas dan menghargai kegiatan perkuliahan ini tanpa menggunakan kesempatan ketidakhadiran mahasiswa. Maka dari itu, hal-hal yang sudah saya sampaikan di atas menjadi faktor kuat bagi pengharapan saya pribadi untuk mendapatkan nilai A yang diberikan oleh dosen pengampu mata kuliah ini yaitu Yohanes Widodo S.Sos, M.Sc. Terima kasih saya ucapkan untuk Mas Boi dan juga teman-teman kelompok serta seluruh teman seperjuangan di peminatan Kajian Media yang sudah membantu pada proses dinamika perkuliahan ini dengan baik.



Comments